<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pempek Palembang Online &#187; sejarah pempek</title>
	<atom:link href="http://pempekcekma.com/tag/sejarah-pempek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pempekcekma.com</link>
	<description>Toko Pempek Online Palembang, menjual berbagai macam pempek, Asli Wong Kito dari Palembang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 May 2012 00:48:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Sejarah Pempek Palembang</title>
		<link>http://pempekcekma.com/pempek/sejarah-pempek/</link>
		<comments>http://pempekcekma.com/pempek/sejarah-pempek/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 07:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PempekCekma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pempek]]></category>
		<category><![CDATA[palembang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah pempek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pempekcekma.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Pempek PalembangReviewed by PempekCekma on Apr 1.Rating: Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek adalah pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya. Penyajian pempek palembang ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="hreview" style="display:none"><span class="item"><span class="fn entry-title">Sejarah Pempek Palembang</span></span>Reviewed by <span class="reviewer">PempekCekma</span> on <span class="dtreviewed"> Apr 1<span class="value-title" title="2009-04-01"></span></span>.Rating: <span class="rating"></span><span class="summary"></span><span class="description"></span></div><p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://pempekcekma.com/wp-content/uploads/pempek-palembang.jpg"><img class="size-medium wp-image-433 alignright" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="pempek palembang" src="http://pempekcekma.com/wp-content/uploads/pempek-palembang-300x199.jpg" alt="pempek palembang" width="300" height="199" /></a>Pempek</strong> atau <strong>Empek-empek</strong> adalah <a title="Makanan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Makanan">makanan</a> khas <a class="mw-redirect" title="Palembang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palembang">Palembang</a> yang terbuat dari <a title="Ikan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan">ikan</a> dan <a title="Sagu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sagu">sagu</a>. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek adalah pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di <a title="Sumatera Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Selatan">Sumatera Selatan</a> memproduksinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyajian pempek palembang ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau <em><strong>cuko</strong></em> (bahasa Palembang). <em>Cuko</em> dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, cabe rawit tumbuk, <a title="Bawang putih" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bawang_putih">bawang putih</a>, dan <a title="Garam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Garam">garam</a>. <em>Cuko</em> adalah teman makan pempek yang setia, dibuat pedas untuk menambah nafsu makan. Ada juga <em>cuko</em> manis bagi yang tidak menyukai pedas.</p>
<p style="text-align: justify;">Jenis pempek palembangyang terkenal adalah &#8220;pempek kapal selam&#8221; adalah <a title="Telur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telur">telur</a> ayam yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama &#8220;ada&#8217;an&#8221;), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan <a title="Pepaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pepaya">pepaya</a> muda rebus yang sudah dibumbui), pempek te lur kecil, dan pempek keriting.</p>
<p style="text-align: justify;">Pempek bisa ditemukan dengan gampang di seantero Kota Palembang. Ada yang menjual di restoran, ada yang di gerobak, dan juga ada yang dipikul. Juga setiap kantin sekolah pasti ada yang menjual pempek. Tahun 1980-an, penjual pempek bisa memikul 1 keranjang pempek penuh sambil berkeliling Kota Palembang jalan kaki menjajakan makanannya!. Pempek sekarang ada dua jenis yaitu <a class="new" title="Parempek (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Parempek&amp;action=edit&amp;redlink=1">Parempek</a> campuran antara <a class="mw-redirect" title="Pare" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pare">Pare</a> dan <strong class="selflink">Pempek</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut sejarahnya, pempek palembang telah ada di Palembang sejak masuknya perantau <a title="Cina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cina">Cina</a> ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat <a class="mw-redirect" title="Sultan Mahmud Badaruddin II" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Mahmud_Badaruddin_II">Sultan Mahmud Badaruddin II</a> berkuasa di kesultanan <a class="mw-redirect" title="Palembang-Darussalam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palembang-Darussalam">Palembang-Darussalam</a>. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan &#8220;apek&#8221;, yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian <a title="Sungai Musi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Musi">Sungai Musi</a>) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si apek kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan &#8220;pek apek&#8221;, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.<sup id="cite_ref-KompasPempek_0-0" class="reference"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pempek#cite_note-KompasPempek-0">[1]</a></sup></p>
<p style="text-align: justify;">Namun cerita rakyat ini patut ditelaah lebih lanjut karena singkong baru diperkenalkan bangsa Portugis ke Indonesia pada abad 16. Selain itu velocipede (sepeda) baru dikenal di Perancis dan Jerman pada abad 18. Walaupun begitu sangat mungkin pempek palembang merupakan adaptasi dari makanan Cina seperti baso ikan, kekian ataupun ngohyang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada awalnya pempek palembang dibuat dari <a class="mw-redirect" title="Ikan belida" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_belida">ikan belida</a>. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan <a title="Ikan gabus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_gabus">ikan gabus</a> yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti <a class="new" title="Tenggiri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tenggiri&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tenggiri</a>, <a class="new" title="Kakap Merah (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kakap_Merah&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kakap Merah</a>, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah.</p>
<p style="text-align: justify;">sumber: <a title="sejarah pempek" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pempek" target="_self">wikipedia</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pempekcekma.com/pempek/sejarah-pempek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

