5 Ton Pempek Palembang Dikirim Setiap Hari
Berita ini diambil dari kompas, edisi 22 september 2008. Sebelum lebaran Idul Fitri.
PEMPEK Palembang tetap jadi penganan favorit hari raya Idul Fitri tahun ini. Tidak hanya warga di Kota Palembang, wong kito yang di perantauan pun tak lupa pada pempek. Bayangkan, sepekan terakhir, pengiriman paket pempek palembang melalui kargo Bandara Sultan Machmud Badharudin II Palembang mencapai 500 Kg (0,5 ton) per hari. Itu berarti sudah lebih dari 3,5 ton pempek palembang yang dikirim ke Jakarta dan Batam. Paket pempek palembang itu dikirim oleh keluarga yang tinggal di Palembang. Entah berapa banyak orang yang menikmati pempek itu.
Jika dihitung, satu paket ukuran satu kg isinya berkisar 80-100 butir pempek palembang semacam lenjer, adaan, telur, dan kulit. Berarti dalam satu hari dikirimkan lebih dari 50 ribu butir pempek palembang . Atau dalam seminggu terakhir sekitar 350 ribu pempek keluar dari Palembang. Jumlah tersebut belum termasuk paket pempek yang ditempatkan penumpang di bagasi pesawat atau bungkusan kecil yang ditenteng. Atau paket pempek palembang yang dikirim via angkutan darat. Kira-kira berapa banyak warga yang menikmati pempek-pempek itu?
“Pempek palembang cukup mendominasi pengiriman barang akhir-akhir ini. Sehari sekitar 500 Kg. Kemungkinan jumlahnya terus meningkat mendekati lebaran nanti,” kata Fahrizal, petugas kargo bandara, Minggu (21/9).
Bagaimana di Palembang? Warga juga sudah mulai menyediakan pempek untuk lebaran. Tahun ini lebih banyak warga yang memilih cara praktis dengan membeli ketimbang membuat sendiri. Itu karena harga bahan baku ikan gabus melonjak tinggi. Untuk pipinya (kepala ikan gabus) saja Rp 45 ribu sekilo.
Lebaran tanpa pempek palembang bak makan tanpa garam. Begitulah kira-kira kecintaan masyarakat Palembang pada pempek. Hampir dipastikan setiap keluarga menyiapkan makanan khas wong kito ini sebagai menu utama selain tentu ketupat dan kue-kue.
“Rasanya gimana gitu kalau tak ada pempek. Namanya juga wong Plembang, mbak. Tamu juga kalau datang pasti nanya, ada pempek nggak. Gak enaklah kalau tidak bikin pempek,” kata Aris Adiwijaya, warga Kompleks PHDM 12 No 8 Palembang. Ketua Paguyuban Jajanan Pasar Palembang ini mengaku, istrinya selalu menghidangkan pempek baik untuk keluarga maupun tamu yang datang saat bersilaturahim ke kediamannya saat lebaran.
“Paling sedikit 3 kg ikan gabus kita siapkan untuk membuat pempek,” kata Aris.
Pemilik usaha Pangestu yang banyak berhubungan dengan pedagang jajanan pasar dan pelanggan, mengaku hampir setiap orang yang ditemuinya memang menyediakan pempek palembang saat lebaran. “Pempek dan lapis legit. Kayaknya memang wajib ada,” ujarnya. berita lengkap di link berikut.
—————————–
Bagaimana dengan lebaran kali ini.. sepertinya tidak perlu repot repot menelepon kerabat di Palembang. Karena tahun ini sudah ada web pempekcekma.com yang dapat melayani pesanan Anda. Cukup buka internet dan pesan secara online… (numpang iklan sedikit akh..hehe). Mudah, gampang dan praktis. Pempek Palembang langsung tiba di rumah Anda.
